Display Buku
Dari Arsip Campur Aduk Mrs. Basil E. Frankweiler
 
Rp 24.000
Hemat Rp 4.800
Rp 19.200

 
Apa itu Resensi?

Resensi adalah pertimbangan, pembicaraan atau ulasan sebuah buku.
Resensi itu bukan sekadar menceritakan isi buku atau sinopsis.
Resensi adalah penilaian Anda secara kritis setelah membaca isi buku, apa kelebihannya atau kekurangannya.
Jadi sekali lagi, resensi tidak sama dengan sinopsis dan resensi tidak mengandung spoiler (membocorkan isi cerita yang penting).
Resensi dari jia
 
  01 Mei 2007 - 15:33:45

Isi Resensi :
Kabur...


Dari Arsip Campur Aduk Mrs. Basil E. Frankweiler Genre: Childrens Books Author: Elaine L. Konigsburg Resensi oleh: Pujia Pernami Kabur itu butuh perencanaan yang matang. Semuanya harus dipikirkan secermat mungkin. Mau pergi kemana, tinggal dimana, berapa lama, punya uang berapa; gimana membiayai hidup selama masa kabur, dan yang penting, menciptakan efek perubahan saat kembali ke rumah nanti. Pokoknya, jangan sampai derita kita setelah kabur, malah bertambah banyak dibandingkan sewaktu kita masih berada di rumah. Claudia sangat mempertimbangkan langkah yang ia ambil. Pemilihan James sebagai partner dan hari rabu sebagai hari pelariannya, bukannya tanpa alasan. Di antara ketiga adiknya yang lain, James adalah yang paling kaya. Uangnya cukup banyak, hingga bisa mencukupi kebutuhan mereka sehari-hari. James didaulat menjadi bendahara mereka karena Jamie cukup pelit, dan tentu saja: karena itu uang Jamie. Jadi, alih-alih mengemasi pakaian dan pergi tanpa tujuan dengan hati dan pikiran dikabuti emosi, Claudia mengatur semuanya dengan penuh perencanaan. Ia akan pergi dari rumah, karena kedua orangtuanya memperlakukannya dengan tak adil. Sebagai sulung, Claudia bertanggung jawab terhadap ketiga adiknya. Ia juga bertugas membuat rumah tetap rapi. Setiap hari, ia membuang keranjang sampah dari setiap kamar. Ia merasa uang jajannya kurang. Bebannya sevagai anak tertua sangatlah berat. Maka pada hari rabu itu, menumpang bis sekolah dengan diam-diam, bertolaklah Claudia dan James ke New York. Tas biola dan terompet mereka penuh dijejali pakaian kedua anak itu. Tujuan mereka jelas: Museum Seni Metropolitan. Tempat itu dipilih karena keduanya bisa berbaur dengan anak-anak lain pengunjung museum tanpa membuat penjaga museum curiga. Malam harinya, mereka tidur di ranjang kuno, salah satu koleksi museum itu. Sisi petualang mereka tersentil saat karya seni baru masuk museum itu. Sebuah patung malaikat yang tingginya tak sampai 1/2 meter, dibeli museum dalam pelelangan dengan harga $225 dari seorang wanita tua. Di surat kabar dikatakan, patung tersebut kemungkinan adalah karya Michaelangelo, perupa yang menghias langit-langit Kapel Sistine. Jika itu benar, seharusnya patung itu berharga sangat-sangat-sangat mahal. Keingintahuan kakak beradik itu mengantarkan mereka pada Mrs. Basil E. Frankweiler, narator dalam cerita ini yang bercerita pada Mr. Soxenberg. Dari Mrs. Frankweiler, terungkaplah semua misteri. *** Ini buku yang cukup tua. Mrs. Konigsburg menuisnya di tahun 60-an. Jadi, deskripsi Amerika-New York-Museum Seni Metropolitan adalah gambaran pada saat itu. Dari Arsip Campur Aduk Mrs. Basil E.G. Frankweiler ini diterbitkan kembali dalam rangka memperingati 40 tahun terbitnya buku ini.
Rating
+1 rating+1 rating+1 rating+1 rating+0 rating


 
 
[Semua Resensi Buku Ini]