Dari Arsip Campur Aduk Mrs. Basil E. Frankweiler
DESCRIPTION
From the Mixed-Up Files of Mrs. Basil E. Frankweiler
Ketika Claudia memutuskan untuk kabur, dia merencanakannya dengan sangat hati-hati. Dia akan pergi cukup lama untuk memberi pelajaran kepada orangtuanya agar menghargainya. Dan dia akan pergi dengan nyaman---dia akan tinggal di Museum Seni Metropolitan, New York. Dia menabung uangnya, dan mengajak adik laki-lakinya Jamie untuk ikut, terutama karena anak itu pelit dan pasti punya uang.
Claudia adalah perencana yang baik dan Jamie juga memiliki beberapa ide; maka keduanya tinggal di museum tepat seperti waktu yang direncanakan. Tapi begitu kesenangan mendiami tempat itu sudah berlalu, Claudia memiliki dua masalah yang tak terduga: Dia merasa sama saja seperti sebelumnya dan dia kepingin merasa berbeda; dan dia menganggap sebuah patung di Museum begitu indah sehingga dia tak bisa pulang sebelum menemukan siapa pemahatnya, pertanyaan yang membuat para ahli juga kebingungan.
Sebelumnya patung itu dimiliki oleh Mrs. Basil E. Frankweiler. Tanpa dirinya---yah, tanpa dia, Claudia mungkin takkan pernah bisa menemukan jalan untuk pulang.
***
Selama tiga puluh lima tahun kisah karya E.L. Koningsburg ini telah membuat pembaca segala usia terpesona. Edisi spesial ulang tahun ini menyertakan penutup baru dari sang pengarang, beserta beberapa kejutan ekstra untuk menyenangkan pembaca lama maupun baru.
REVIEW Dari Arsip Campur Aduk Mrs. Basil E. Frankweiler
| Rating |
![]() ![]() ![]() ![]() |
Genre: Childrens Books
Author: Elaine L. Konigsburg
Resensi oleh: Pujia Pernami
Kabur itu butuh perencanaan yang matang. Semuanya harus dipikirkan secermat mungkin. Mau pergi kemana, tinggal dimana, berapa lama, punya uang berapa; gimana membiayai hidup selama masa kabur, dan yang penting, menciptakan efek perubahan saat kembali ke rumah nanti. Pokoknya, jangan sampai derita kita setelah kabur, malah bertambah banyak dibandingkan sewaktu kita masih berada di rumah.
Claudia sangat mempertimbangkan langkah yang ia ambil. Pemilihan James sebagai partner dan hari rabu sebagai hari pelariannya, bukannya tanpa alasan. Di antara ketiga adiknya yang lain, James adalah yang paling kaya. Uangnya cukup banyak, hingga bisa mencukupi kebutuhan mereka sehari-hari. James didaulat menjadi bendahara mereka karena Jamie cukup pelit, dan tentu saja: karena itu uang Jamie.
Jadi, alih-alih mengemasi pakaian dan pergi tanpa tujuan dengan hati dan pikiran dikabuti emosi, Claudia mengatur semuanya dengan penuh perencanaan. Ia akan pergi dari rumah, karena kedua orangtuanya memperlakukannya dengan tak adil. Sebagai sulung, Claudia bertanggung jawab terhadap ketiga adiknya. Ia juga bertugas membuat rumah tetap rapi. Setiap hari, ia membuang keranjang sampah dari setiap kamar. Ia merasa uang jajannya kurang. Bebannya sevagai anak tertua sangatlah berat. Maka pada hari rabu itu, menumpang bis sekolah dengan diam-diam, bertolaklah Claudia dan James ke New York. Tas biola dan terompet mereka penuh dijejali pakaian kedua anak itu.
Tujuan mereka jelas: Museum Seni Metropolitan. Tempat itu dipilih karena keduanya bisa berbaur dengan anak-anak lain pengunjung museum tanpa membuat penjaga museum curiga. Malam harinya, mereka tidur di ranjang kuno, salah satu koleksi museum itu.
Sisi petualang mereka tersentil saat karya seni baru masuk museum itu. Sebuah patung malaikat yang tingginya tak sampai 1/2 meter, dibeli museum dalam pelelangan dengan harga $225 dari seorang wanita tua. Di surat kabar dikatakan, patung tersebut kemungkinan adalah karya Michaelangelo, perupa yang menghias langit-langit Kapel Sistine. Jika itu benar, seharusnya patung itu berharga sangat-sangat-sangat mahal.
Keingintahuan kakak beradik itu mengantarkan mereka pada Mrs. Basil E. Frankweiler, narator dalam cerita ini yang bercerita pada Mr. Soxenberg. Dari Mrs. Frankweiler, terungkaplah semua misteri.
***
Ini buku yang cukup tua. Mrs. Konigsburg menuisnya di tahun 60-an. Jadi, deskripsi Amerika-New York-Museum Seni Metropolitan adalah gambaran pada saat itu. Dari Arsip Campur Aduk Mrs. Basil E.G. Frankweiler ini diterbitkan kembali dalam rangka memperingati 40 tahun terbitnya buku ini.
WHY CHOOSE US?
Nikmati koleksi Buku Remaja terlengkap ditambah discount spesial.
Pesanan Anda segera Kami proses setelah pembayaran lunas. Dikirim melalui TIKI, JNE, POS, SICEPAT.
Semua barang terjamin kualitasnya dan terpercaya oleh ratusan ribu pembeli sejak 2006. Berikut Testimonial dari Pengguna Jasa Bukukita.com
Kami selalu memberikan harga terbaik, penawaran khusus seperti edisi tanda-tangan dan promo lainnya

Bagikan melalui Whatsapp















