|
Apa itu Resensi?
Resensi adalah pertimbangan, pembicaraan atau ulasan sebuah buku.
Resensi itu bukan sekadar menceritakan isi buku atau sinopsis.
Resensi adalah penilaian Anda secara kritis setelah membaca isi buku, apa kelebihannya atau kekurangannya.
Jadi sekali lagi, resensi tidak sama dengan sinopsis dan resensi tidak mengandung spoiler (membocorkan isi cerita yang penting).
|
|
|
| |
20 Des 2012 - 17:01:14
Isi Resensi : Mark Nolan tidak percaya pada keajaiban dan juga dengan hal-hal yang berbau imajinasi. Prinsipnya adalah mengajarkan segala hal yang nyata pada Holly. Sebaliknya, Maggie percaya pada keajaiban dan membebaskan Holly untuk berimajinasi. Imajinasi Holly-lah yang akhirnya membuatnya bisa berbicara lagi.
Mark tidak menyangka kalau wanita yang bukan tipenya itu berhasil membuat keponakannya mau berbicara lagi.
Sejak pertemuan mereka yang pertama Maggie memang sudah mulai merasa tertarik pada Mark. Sayangnya, Mark sudah memiliki kekasih yang cantik. Ketertarikan Maggie semakin berkembang dengan semakin seringnya dia bertemu dengan Mark.
Mark sendiri mulai mempertimbangkan ide untuk mencari ibu bagi Holly, tapi dia tidak ingin menikah dengan kekasihnya hanya demi mendapatkan ibu untuk Holly. Hubungan Mark dengan Shelby semakin membaik, Mark menunjukkan keinginannya untuk berkomitmen dengan Shelby. Tetapi Mark tidak bisa mengabaikan kehadiran Maggie dalam kehidupannya dan Holly.
Ayah Maggie memaksanya untuk mulai membuka diri dan memulai hubungan, apalagi setelah tahu kisah tentang 'teman seperjalanan Feri', Ayahnya semakin mendesak Maggie untuk berhubungan dengan Mark. Sayangnya, Maggie memang masih belum siap untuk berkomitmen, kematian suaminya karena penyakit membuatnya merasa, dia tidak memiliki apa-apa lagi untuk diberikan pada orang lain. Tapi bagi Mark, Maggie memiliki semuanya.
Awalnya saya tidak percaya kalau novel ini akan diadaptasi menjadi sebuah film, tapi saat melihat artikelnya di situs sang penulis, saya langsung percaya dan berdoa agar film ini bisa sampai ke Indonesia.
Tidak seperti karya Lisa Kleypas yang lain, seperti serial keluarga Travis, novel yang satu ini minim adegan 'panas'. Mungkin karena judulnya yang berbau Christmas atau memang sebaiknya hal itu seperti itu, mengingat Maggie masih belum bisa sepenuhnya melepas mantan suaminya.
Dalam novel ini juga tidak banyak menyajikan konflik, seperti ketika hubungan Mark dan Shelby berakhir, mereka berakhir begitu saja, tidak ada tangis atau rengekan.
Sam, adiknya Mark juga ambil bagian dalam hubungan Mark dan Maggie. Sam awalnya hendak di jodohkan dengan Maggie, tapi karena Maggie lebih dulu bertemu dengan sang kakak, pesona sang adik langsung memudar.
Saya memang sengaja membaca novel ini di saat sekarnag ini, soalnya dikit lagi natal. Di tambah thema tentang Miracle Christmas, membuat saya semakin bersemangat menantikan keajaiban natal tahun ini.
Seperti Holly yang menginginkan ibu baru untuk hadiah natalnya. |
|
| |
[Semua Resensi Buku Ini] |
|