|
Apa itu Resensi?
Resensi adalah pertimbangan, pembicaraan atau ulasan sebuah buku.
Resensi itu bukan sekadar menceritakan isi buku atau sinopsis.
Resensi adalah penilaian Anda secara kritis setelah membaca isi buku, apa kelebihannya atau kekurangannya.
Jadi sekali lagi, resensi tidak sama dengan sinopsis dan resensi tidak mengandung spoiler (membocorkan isi cerita yang penting).
|
|
|
| |
01 Mei 2012 - 12:23:34
Isi Resensi : Kupu-Kupu Pembunuh Naga: Sebuah Novel Tentang Cinta, Kemiskinan, dan kecepatan pukulan
Terus terang awalnya saya agak skeptis mengenai buku ini. Saya paling tidak suka cerita yang mengharu biru dan cengeng, dan dari pengalaman saya, banyak novel Indonesia yang menjual cerita sedih menyayat-nyayat, persis seperti sinetron TV.
Saya mendapat buku ini dari teman. Mungkin kalau disuruh memilih sendiri, buku ini tidak akan pernah saya beli. Dan buku ini sempat teronggok agak lama di rak buku sebelum akhirnya saya kehabisan buku bacaan dan iseng-iseng membaca buku ini.
Dari judulnya saja sudah ketahuan, cerita dalam novel ini banyak mengekspos ilmu bela diri, and that's fine karena saya banyak mendapat pengetahuan baru mengenai ilmu bela diri dari buku ini.Ceritanya mengenai percintaan seorang gadis cantik dan kaya bernama Pingkan dan seorang anak tukang ojek yang jago bela diri bernama Jack (kok hampir-hampir mirip dengan cerita si Doel Anak Sekolahan ya). Pingkan tak sengaja mengenal Jack, seorang jagoan beladiri. Sosoknya yang tampan dan cool membuat Pingkan jatuh hati. Sebenarnya baik Pingkan maupun Jack sama-sama sudah memiliki pacar, tapi ketertarikan di antara mereka yang diawali dengan petualangan yang tidak disengaja tidak dapat dielakkan.
Ayah Pingkan seorang playboy kelas berat, selain pernah menyakiti dan membuat ibu Pingkan depresi, ia juga membuat seseorang tokoh yang berpengaruh sakit hati. Gara-gara misi balas dendam, Pingkan mengalami rentetan percobaan penculikan yang tanpa sengaja ikut melibatkan Jack. Namun bagi Jack, perkenalannya dengan Pingkan ternyata awal dari rentetan luka, kekecewaan, kehilangan, dan pengorbanan. Karena perbedaan strata sosial serta agama, Jack terpaksa melepaskan Pingkan kembali kepada pacar lamanya sementara ia sendiri mencoba mengobati luka hatinya.
Awal cerita berjalan agak lambat, tapi tak urung saya dibuat kagum dengan gaya penulisan yang membumi baik dalam penceritaan mengenai tokoh utama maupun latar belakang cerita ini sendiri, apalagi si penulis tampaknya sangat paham dengan ilmu bela diri, sayang saat cerita sedang seru-serunya, ending cerita dibuat menggantung tanpa ada penjelasan apakah ada buku lanjutannya atau tidak...jadi apa ya maksudnya si pengarang? Penasaran nih :(
Saran saya, buat saja semacam trilogi, siapa tahu ada produser yang tertarik untuk membuatnya menjadi film, karena menurut saya akan sangat menarik bila cerita ini difilmkan. Pasti seru, dengan cerita yang dipenuhi bumbu adegan laga, sedikit humor dan banyak percintaan yang tarik ulur, filmnya bisa meledak di pasaran. |
|
| |
[Semua Resensi Buku Ini] |
|