Display Buku
Flavia de Angela
 
Rp 42.000
Hemat Rp 8.400
Rp 33.600

 
Apa itu Resensi?

Resensi adalah pertimbangan, pembicaraan atau ulasan sebuah buku.
Resensi itu bukan sekadar menceritakan isi buku atau sinopsis.
Resensi adalah penilaian Anda secara kritis setelah membaca isi buku, apa kelebihannya atau kekurangannya.
Jadi sekali lagi, resensi tidak sama dengan sinopsis dan resensi tidak mengandung spoiler (membocorkan isi cerita yang penting).
Resensi dari fanny suherman
 
  31 Okt 2012 - 18:15:43

Isi Resensi :
FLAVIA DE ANGELA YANG PENUH IMANIJASI


Saya tertarik dengan novel ini karena covernya yang ada gambar malaikat cantik bersayap sedang menatap cermin. Anehnya, sosok dalam cermin itu beda banget dengan sang malaikat. Sosok yang satu bertubuh gendut dengan kulit coklat gelap. Satunya lagi berambut pirang, ramping dan tentu saja cantik. Judulnya pun eye catching banget. Flavia de Angela. Flavia mengingatkan saya akan kata Flavor. Angela ? Bidadari pastinya. Lalu kenapa ada kata ‘de’? Apakah ini nama orang? Nama si malaikat cantik ? Hmm…kian penasaran deh. Iseng, saya baca resensi singkatnya. Wah, boleh juga nih kayaknya. Saya pun makin tertarik untuk membelinya. Kebetulan novel ini lagi diskon, ya sudah langsung saya sambar saja. Padahal, saya tahu ini novel teenlit dan usia saya bukan sudah jauh dari usia ABG. Tapi sekali-kali boleh dong beli novel teenlit. Hitung-hitung meremajakan kembali memori saya. He he he… Ketika membacanya, saya pun nggak nyesel sudah beli novel ini. Meski kisahnya rada berbau dongeng tetapi nuansa teenlit-nya tetap berasa. Ceritanya juga nggak klise dan banyak mengandung pesan moral, bukan saja untuk para remaja puteri tetapi juga untuk semua kaum wanita yang sering merasa dirinya jelek, nggak menarik lalu jadi minder Pesan moral itu terkandung dalam beberapa kalimat yang rada klise seperti : CANTIK YANG MEMILIKI ARTI BUKANLAH SEMATA APA YANG TERLIHAT. CANTIK LAHIRIAH ITU SIFATNYA SEMU, SEMENTARA KECANTIKAN SEJATI TERNYATA DATANG DARI DALAM HATI. KECANTIKAN YANG MUNCUL DARI KELUHURAN BERPIKIR DAN BERPRILAKU, tetapi tetap saja kalimat-kalimat yang diucapkan Flavia, tokoh utama dalam novel ini, membuat saya salut pada si penulis. Hal lain yang menarik dari novel ini adalah : nama-nama para tokoh yang berbau Spanyol. Menurut saya, itu adalah salah satu unsur daya tarik sebuah novel. Nama yang unik dan nggak pasaran. Rasanya, saya jadi pengen menamai calon anak saya (kalau yang lahir cewek) dengan nama FLAVIA DE ANGELA. He he he…Lebay dot com. Dan, seperti pepatah Tak ada gading yang tak retak, novel ini pun ada sedikit kekurangan, yaitu terlalu banyak unsur kebetulan yang mengejutkan. Lho? Bukannya novel yang banyak kejutan adalah novel yang menarik? Iya benar, tetapi kalau terlalu banyak jadi lebay. Saya sampai berpikir, kalau novel ini dibuat sinetron pasti menarik. Soalnya, banyak sekali unsur kejutan yang bisa membuat penonton penasaran dan terus menonton kelanjutan kisahnya. Apalagi, ada adegan malaikat berantem dan bidadari cantik berubah jadi jelek. Mungkin bisa juga dibuat FTV khusus remaja. Atau…jangan-jangan memang sudah pernah dibuat FTV nya? Well, secara keseluruhan novel ini patut diacungi jempol karena kemampuan si penulis memadukan imajinasi dengan kata-kata yang menarik dan alur kisah yang nggak monoton. Imajinasinya nggak kalah top dengan imajinasi para penulis novel-novel fantasi seperti JK. Rowling dan Stephanie Meyer. Sungguh, novel yang layak dibaca dan sangat menghibur.
Rating
+1 rating+1 rating+1 rating+1 rating+0 rating


 
 
[Semua Resensi Buku Ini]