|
Apa itu Resensi?
Resensi adalah pertimbangan, pembicaraan atau ulasan sebuah buku.
Resensi itu bukan sekadar menceritakan isi buku atau sinopsis.
Resensi adalah penilaian Anda secara kritis setelah membaca isi buku, apa kelebihannya atau kekurangannya.
Jadi sekali lagi, resensi tidak sama dengan sinopsis dan resensi tidak mengandung spoiler (membocorkan isi cerita yang penting).
|
|
|
| |
14 Sep 2012 - 10:20:41
Isi Resensi : Gadis Tomboy - Julia Quinn
Buku ini kocak! Bahkan saya rela dianggap orang gila karna tertawa-tawa sendirian gara-gara buku ini.
Luar Biasa!
Buku ini adalah buku ketiga Blydon Series, yang pertama adalah Splendid, lalu Dancing At Midnight.
Dari buku pertama hingga buku kedua, Julia Quinn sudah membuat sosok Dunford sebagai sosok yang menakjubkan. Pada buku kedua, Dunford dan Bella bertaruh, kalau suatu saat Dunford akan jatuh cinta dan taruhan itu memiliki tenggang waktu satu tahun. Benar saja sebelum tenggang waktunya berakhir, Dunford mendapati kejutan baru dalam hidupnya.
Dunford yang awalnya hanya orang kaya, sekarang mendapatkan warisan gelar dan kekayaan tambahan serta seorang anak wali.
Hal yang menarik adalah usaha Henry untuk mengusir Dunford dari lahan warisannya. Henry membuat si orang kaya itu harus mengurus babi dan bahan-bahan bangunan. Menyiksa Dunford dengan menyediakan makanan sedikit pada pria itu. Memberikan Dunford jatah air untuk mandi sedikit.
Sayangnya Dunford bukanlah pria bodoh seperti yang dikira Henry. Sewaktu menyadari dirinya telah ditipu, Dunford lalu melakukan balas dendam. Pria itu menggoda Henry.
Kisah mereka seperti kisah layang-layang, ada yang menarik dan ada yang mengulur. Apalagi setelah tahu bahwa Henry adalah anak walinya, Dunford menjadi murka pada wanita itu.
Dunford sadar tidak mungkin terus bermain-main dengan wanita itu, dia harus mengatur agar Henry bisa diterima di kalangan atas dan wanita itu harus segera menikah.
Dunford memang seperti kebanyakan pria bangsawan, memiliki banyak kekasih dan kehidupan percintaan layaknya playboy terkenal, tapi wanita tetap akan berada di dekatnya karena kekayaan yang dimilikinya. Sayangnya begitu pria seperti ini jatuh hati, mereka sering merasa tersakiti.
Henry berkenalan dengan keluarga Blydon, Bella. Bella dengan sabar mengajari Henry cara perpakaian dan tata krama seorang lady. Kehidupan Henry selama di peternakan itu sangat keras, apalagi setelah sang tuan tanah kehilangan istrinya, segala urusan di tanah itu menjadi tanggung jawab Henry. Henry harus belajar cara berjalan dan berbicara.
Henry pada dasarnya memiliki selera humor yang baik, dia dengan mudah dapat membuat orang disekitarnya tertawa bersamanya dan mencintai dia.
Yah, itulah yang dirasakan Dunford, dia nyaman dan bahagia bersama Henry. Tapi bila dia memiliki Henry hanya untuknya mau tidak mau nama baik mereka akan rusak. Tapi tentu saja Henry tidak peduli dengan nama baiknya. Dia hanya ingin menjadi satu-satunya bagi Dunford, tapi apa mungkin bila Dunford masih memiliki kekasih yang masih dikunjunginya. |
|
| |
[Semua Resensi Buku Ini] |
|