Display Buku
Once a Princess - Princess yang Hilang
 
Rp 59.880
Hemat Rp 11.976
Rp 47.904

 
Apa itu Resensi?

Resensi adalah pertimbangan, pembicaraan atau ulasan sebuah buku.
Resensi itu bukan sekadar menceritakan isi buku atau sinopsis.
Resensi adalah penilaian Anda secara kritis setelah membaca isi buku, apa kelebihannya atau kekurangannya.
Jadi sekali lagi, resensi tidak sama dengan sinopsis dan resensi tidak mengandung spoiler (membocorkan isi cerita yang penting).
Resensi dari yuuuCaaaa
 
  16 Agu 2012 - 17:34:26

Isi Resensi :
Once A Prince - Johanna Lindsey


Tanya Dobbs atau Tatiana Janacek dibesarkan di sebuah kedai minuman, dia sudah terbiasa dipukul oleh pemilik kedai yang dulu dikiranya adalah ayahnya. Dia tumbuh menjadi pribadi yang kasar dengan emosi yang meledak-meledak, tapi tutur kata yang dimilikinya masih bisa tergolong sopan dan terpelajar karna istri William Dobbs pernah mengajarinya. Suatu malam Vasili ingin sekali menyaksikan tarian perut yang terkenal di daerah kumuh yang bernama Natchez, setelah melihat wanita itu menari justru Stefan lah yang tiba-tiba mengiinginkan wanita itu. Vasili adalah pria yang sangat tampan seperti Adonis, Tanya menyebutnya pria paling tampan yang pernah diciptakan Tuhan. Tapi walaupun dengan ketampanannya tersebut, Tanya tidak menyukai pria sombong itu sejak pertama kali mereka bertemu. Justru pria dengan memilik bekas luka atau codet diwajahlah yang membuat Tanya tertarik. Tanya merasa iba pada Stefan karna bekas luka diwajahnya, dia merasa Stefan pasti menderita karna luka itu sedangkan Tanya akrab dengan penderitaan. Stefan merasa Tanya pantas untuknya karena wajah wanita itu tidak terlalu cantik, apalagi setelah wanita itu tersenyum padanya, Stefan semakin menginginkan wanita itu. Tapi keinginan itu harus segera ditepisnya begitu dia tahu bahwa dibalik keserhanaan wajah Tanya terpadat wajah yang sangat cantik yang ditutupi Tanya dengan make up abu-abu. Tanya merasa bingung dengan sikap Stefan yang menjauhinya begitu melihat wajah cantiknya. Perubahan sikap Stefan membuatnya sakit hati, tapi dibalik itu dia memanfaatkan kondisi itu untuk membuat Stefan mengamuk. Tanya senang memancing amarah pria yang awalnya dikira ingin menculiknya. Awalnya Tanya tidak percaya dengan ucapan keempat pria yang menyebutnya sebagan princess, tapi Tanya tidak bisa kabur dari pria-pria ayang mengaangpnya pelacur itu. Terutama Stefan, yang telah mengenalkannya pada gairah. Sejak awal ayahnya menyuruhnya menjemput calon istrinya yang terkenal cantik karena memiliki orang tua yang cantik, Stefan memang tidak mau menurutinya. Namun karena itu adalah wasiat terakhir saat ayahnya sedang sekarat, akhirnya Stefan setuju untuk menjemput calon istrinya itu. Hal paling ditakuti Stefan adalah wanita itu akan merasa jijik padanya karena bekas luka yang dimilikinya. Setelah bertemu dengan Tanya dan wanita itu tidak pernah mau meluruskan kesalah pahaman antara mereka akhirnya Stefan kembali ke sifat lamanya. Pemarah. Sepanjang perjalanan membawa Tanya pulang Stefan melampiaskan marahnya pada ketiga sahabatnya dan pada minuman. Hingga satu malam Tanya memiliki kesempatan untuk membuktikan pada Stefan bahwa dia masih perawan, ternyata Stefan terlalu mabuk hingga dia tidak menyadari penghalang ketika dia memasuki Tanya. Seperti biasa Johanna Lindsey memang berhasil mengemas kisah cinta dan intrik secara bersamaan. Novel ini wajib dibaca. Kisahnya menggelikah sekaligus mengharukan.
Rating
+1 rating+1 rating+1 rating+1 rating+1 rating


 
 
[Semua Resensi Buku Ini]