|
Apa itu Resensi?
Resensi adalah pertimbangan, pembicaraan atau ulasan sebuah buku.
Resensi itu bukan sekadar menceritakan isi buku atau sinopsis.
Resensi adalah penilaian Anda secara kritis setelah membaca isi buku, apa kelebihannya atau kekurangannya.
Jadi sekali lagi, resensi tidak sama dengan sinopsis dan resensi tidak mengandung spoiler (membocorkan isi cerita yang penting).
|
|
|
| |
14 Sep 2012 - 10:20:27
Isi Resensi : Roda Penyeimbang Harry
Harry adalah seorang pengusaha, pria pintar dan keras, menghalalkan segala cara untuk mencapai tujuannya. Dia memiliki teman yang ingin membunuhnya dan banyak musuh yang ingin menamai anak mereka dengan nama Harry.
Harry menginginkan Poppy dan dia melakukan segala hal agar Poppy menjadi miliknya, termasuk merusak nama baik wanita itu.
"Aku tidak akan pernah menyesalinya. Karena jika aku tidak melakukannya, kau miliknya sekarang. Padahal dia hanya menginginkanmu jika itu mudah baginya. Tapi aku menginginkanmu dengan cara apa pun yang aku bisa. Aku menginginkanmu karena tidak ada orang lain yang seperti dirimu, dan aku tidak pernah ingin memulai hari tanpa melihatmu." -Harry Rutledge-
Poppy adalah seorang Hathaway yang periang dan cerdas. Dia selalu berbicara mengenai segala hal, sikap ini sebenarnya kurang baik untuk seorang Lady, tapi sikap itulah yang membuat Harry menginginkan Poppy. Poppy seperti roda penyeimbang bagi Harry.
"Kau tahu apa itu roda penyeimbang? Ada satu roda seperti itu di setiap jam dinding atau jam tangan. Roda itu berputar maju dan mundur tanpa berhenti. Itu yang menghasilkan suara berdetik, yang membuat jarum jam bergerak maju menandai menit. Tanpa roda itu, jam itu tidak akan bekerja. Kaulah roda penyeimbangku, Poppy." -Harry Rutledge-
Poppy mencintai kedamaian, karena itulah dia mencintai Michael. Poppy menganggap Michael dapat memberikan kehidupan pernikahan yang damai. Bukan berarti Poppy tidak tertarik pada Harry, hanya saja sikap misterius Harry membuat Poppy tidak tenang. Apalagi setelah mengetahui perbuatan Harry pada Michael.
Poppy Hathaway :
“Aku tidak akan pernah lupa kau merampas pria yang kucintai dan menempatkan dirimu di tempatnya. Aku tidak yakin bisa memaafkanmu sampai kapan pun. Satu-satunya yang kuyakini adalah aku tidak akan pernah mencintaimu. Apa kau masih ingin menikah denganku?”
Harry Rutledge :
"Ya. Aku tidak pernah ingin dicintai. Tuhan pun tahu tidak seorang pun pernah mencintaiku."
Poppy memiliki keluarga yang luar biasa menyanyanginya, itulah mengapa kedua kakak ipar dan kakak laki-lakinya sangat menjaganya. Cam, kakak ipar tertuanya, ingin memberikan pelajaran pada Harry dan hal itulah yang membuka mata Harry tentang pernikahan dan kehidupan berkeluarga.
"Akhirnya jelas bagi Poppy bahwa cinta bukan mengenai menemukan seseorang yang sempurna untuk dinikahi. Cinta adalah melihat kebenaran dalam diri seseorang, dan menerima semua sisi terang dan gelapnya. Cinta adalah kemampuan."
Buku ini sangat inspiratif bagi saya. Love this so much. :) |
|
| |
[Semua Resensi Buku Ini] |
|