Display Buku
Have You Seen Her? : Tiada yang Bisa Menghentikan Seorang Lelaki untuk Mendapatkan Wanita Pujaannya
 
Rp 78.000
Hemat Rp 15.600
Rp 62.400

 
Apa itu Resensi?

Resensi adalah pertimbangan, pembicaraan atau ulasan sebuah buku.
Resensi itu bukan sekadar menceritakan isi buku atau sinopsis.
Resensi adalah penilaian Anda secara kritis setelah membaca isi buku, apa kelebihannya atau kekurangannya.
Jadi sekali lagi, resensi tidak sama dengan sinopsis dan resensi tidak mengandung spoiler (membocorkan isi cerita yang penting).
Resensi dari vlezya
 
  02 Des 2012 - 22:50:53

Isi Resensi :
Have You Seen her?


Pembunuh itu kembali lagi. Dr. Marshall tak menyangka keputusannya untuk tidak meluluskan salah seorang murid di kelasnya akan membawanya pada terror yang makin lama makin mengancam nyawanya. Sementara itu agen khusus Thatcher dihadapkan pada sebuah kasus pembunuhan berantai yang korbannya adalah murid-murid SMU anggota tim pemandu sorak. Si pembunuh membuat para korban menghilang tanpa pesan dari tempat tidur mereka pada malam hari, kemudian membawa mereka ke tempat persembunyiannya sebelum akhirnya menyiksa dan membunuh mereka. Karen Rose menyajikan sebuah kisah pembunuhan yang cukup mendebarkan. Alurnya tidak terlalu lambat sampai membuat pembaca bosan, namun juga tidak terlalu cepat sehingga memikat pembaca untuk ikut lebur kedalam kasus pembunuhan berantai yang ditangani oleh agen khusus Thatcher tersebut. Selain misteri pembunuhan yang harus dipecahkan oleh Steven Thatcher, ia masih harus menyelesaikan masalah dalam keluarganya. Ada Bibinya, Helen yang sangat bersemangat untuk menjadi makcomblang untuknya sepeninggal istrinya; Anak sulungnya , Brad yang mendadak mengalami perubahan sifat secara total; Anak bungsunya, Nicky yang tidak pernah sama lagi setelah beberapa waktu lalu menjadi korban penculikan; dan yang terakhir, Jenna Marshall. Jenna menjadi ancaman bagi hati Steven yang sempat tertutup karena pengkhianatan almarhumah istrinya. Steven harus mati-matian melindungi hatinya agar tidak jatuh cinta pada Jenna, namun lambat laun ia malah mati-matian melindungi Jenna dari terror yang mengancamnya maupun dari sang pembunuh berantai. Jenna sendiri masih terbayangi oleh kematian Adam, tunangannya yang meninggal dua tahun yang lalu sampai ia bertemu Steven, ayah Brad, salah seorang muridnya. Pertemuan yang seharusnya hanya berlabel “pertemuan guru dan orang tua murid” dan bertujuan untuk mendiskusikan masalah anak sulung Steven itu justru membawa mereka ke kisah cinta yang tidak pernah mereka harapkan sebelumnya. Selain ketegangan yang dimunculkan oleh kisah ini, di dalamnya terdapat juga bumbu romantisme. Kisah percintaan Steven dan Jenna cukup menarik untuk disimak. Keduanya sama-sama enggan untuk menjalin hubungan dengan orang lain setelah apa yang menimpa pasangan mereka sebelumnya, namun kemudian keduanya ternyata sama-sama tidak mampu melepaskan diri dari satu sama lain. Selain itu,ada juga humor-humor kecil yang membuat kita tersenyum kecil di sela-sela ketegangan. Si penulis menyuguhkan plot yang menarik, alur yang pas dan karakter tokoh yang cukup kuat sehingga membuat keseluruhan novel ini menjadi sangat layak untuk dibaca.
Rating
+1 rating+1 rating+1 rating+1 rating+0 rating


 
 
[Semua Resensi Buku Ini]