Display Buku
Killing Her Softly
 
Rp 83.880
Hemat Rp 16.776
Rp 67.104

 
Apa itu Resensi?

Resensi adalah pertimbangan, pembicaraan atau ulasan sebuah buku.
Resensi itu bukan sekadar menceritakan isi buku atau sinopsis.
Resensi adalah penilaian Anda secara kritis setelah membaca isi buku, apa kelebihannya atau kekurangannya.
Jadi sekali lagi, resensi tidak sama dengan sinopsis dan resensi tidak mengandung spoiler (membocorkan isi cerita yang penting).
Resensi dari schaft
 
  18 Mei 2009 - 15:56:26

Isi Resensi :
Killing Her Softly


Lulu Vanderley adalah seorang wanita cantik yang berasal dari keluarga kaya. Dia memiliki hubungan tanpa ikatan dengan seorang pengacara terkenal bernama Quinn Cortez, yang juga seorang penyuka banyak wanita dengan tanpa melibatkan perasaan cinta dalam berhubungan. Ketika hendak menunggu Quinn untuk bermalam dengannya, tiba-tiba Lulu dibunuh oleh seorang pria yang mirip dengan Quinn dan salah satu jarinya hilang terpotong. Polisi yang menangani kasus ini adalah Jim Norton, seorang polisi yang memiliki kehidupan rumah tangga yang gagal dan Chad George, seorang polisi muda yang memiliki wajah cantik dan sempat memiliki hubungan dengan mantan istri Norton. Mereka menjadikan Quinn Cortez sebagai tersangka karena status hubungannya bersama korban namun mereka tidak menangkapnya langsung karena tanpa bukti. Quinn Cortez yang merasa simpati terhadap kematian Lulu dan hendak mencari tahu siapa pembunuhnya, mendapat dukungan dari salah seorang teman lama juga mantannya yang juga seorang pengacara yaitu Kendall Wells. Mereka mencari bukti-bukti bersama dengan sepupu Lulu yang bernama Annabelle Vanderley, seorang wanita cantik yang mewakili keluarganya dalam mengusut tuntas masalah ini. Quinn juga meminta bantuan ketiga bawahan setianya yaitu Marcy, Aaron dan Jace. Quinn dan Annabelle menyewa seorang detektif handal Griffin Powell dan mereka semakin dekat satu sama lain walau terkadang Annabelle masih meragukan Quinn bersalah atau tidak. Seiring dengan Powell menyelidik, terkuak beberapa kasus pembunuhan yang mirip yang kesemua korban wanitanya memiliki pernah hubungan khusus dengan Quinn. Quinn semakin tersiksa begitu mengetahui kebenaran kasus pembunuhan terdahulu yang tidak ia ketahui, apalagi dengan baru terbunuhnya pengacara yang mendampinginya dengan cara yang sama. Semua wanita yang terbunuh memiliki kesamaan yaitu sama-sama mencintai Quinn dan sebelum terbunuh mereka melihat Quinn yang hendak membunuh mereka dengan menamakan dirinya sebagai Quinn jahat dan para wanita itu adalah wanita bodoh. Quinn dan Annabelle semakin saling menyukai satu sama lain dan berniat untuk bersama setelah masalah ini selesai dan ketika penyelidikan mulai mendapatkan titik terang serta dugaan siapa pembunuhnya di antara beberapa orang, Annabelle diculik oleh seseorang dan dia adalah si Quinn jahat tersebut. Annabelle mulai mendapat kepastian siapa pembunuh itu dan motifnya dengan menjadikan Quinn sebagai tersangka. Norton, Powell dan Quinn berusaha untuk menyelamatkan jiwa Annabelle yang akan dijadikan sebagai korban berikutnya. Novel ini memiliki cerita yang romantis, seksi, misteri dan nilai moral yang bisa diambil.
Rating
+1 rating+1 rating+1 rating+1 rating+0 rating


 
 
[Semua Resensi Buku Ini]