|
Apa itu Resensi?
Resensi adalah pertimbangan, pembicaraan atau ulasan sebuah buku.
Resensi itu bukan sekadar menceritakan isi buku atau sinopsis.
Resensi adalah penilaian Anda secara kritis setelah membaca isi buku, apa kelebihannya atau kekurangannya.
Jadi sekali lagi, resensi tidak sama dengan sinopsis dan resensi tidak mengandung spoiler (membocorkan isi cerita yang penting).
|
|
|
| |
28 Feb 2008 - 11:03:42
Isi Resensi : Cinta Sejati Takkan Lekang oleh Waktu
Karya-karya Agnes Jessica adalah karya-karya ringan yang akan banyak disukai banyak kalangan pula. tapi yang kurang dari Agnes Jessica adalah kebanyakan dari karyanya adalah komersil.
Pertama kali saya membeli sebuah karya dari Agnes Jessica saya sangat tertarik karena ceritanya sangat bagus, dan cara penyampainnyapun menarik, dan mudah dipahami, pembaca seakan dibawa masuk ke dalam ceritanya. Di buku kedua saya belipun demikian, karyanya sangat bagus, tapi di buku kedua yang saya beli, saya mulai merasa sama saja, memang gaya tulisannya menarik dan bagus tapi kebanyakan alur ceritanya sama saja, komersil. Jadi buat sebagian orang yang memperhatikan akan memperoleh kekurangan tersebut, tapi sampai sekarang saya masih menyukai karya-karya Agnes Jessica, cocok sekali dengan kehidupan perempuan.
Salah satu karya Agnes Jessica yang berjudul Bidadari bersayap birupun tak kalah seru dengan karyanya yang lain, karya ini diawali oleh seorang gadis bernama Maya dalam mengungkap jati diri pemegang sebuah bros bersayap biru, yang masa lalunya berkaitan erat dengan Maya sendiri.
Karya ini lebih kepada reinkarnasi hidup beberapa kali seorang gadis dalam penantiannya untuk bisa bersatu dengan kekasih yang dicintainya. Dalam penggambarannya pun di sebuah buku harian yang ditemukan di rumah tetangga Maya yang jadi kunci misteri masa lalu yang empunya Bros.
Menurut saya yang menarik di sini justru bukan kisah cinta Maya di zaman ini, bukan kisah cintanya dengan pemilik rumah sebelah, tapi lebih kepada menariknya buku harian yang dibaca Maya, di mana buku harian tersebut memuat banyak kisah perjalanan seorang Maya di masa lalu yang digambarkan dalam cerita berbagai negara.
Agnes Jessica memang hebat dalam penggambaran hubungan suami isteri, di buku tersebut tidak terlihat vulgar tapi memang pas dengan kisahnya.
Meski dengan setting berbagai macam negara, otomatis kebudayaannya pun berbeda, yang hebatnya Agnes Jessica meski tidak memperlihatkan perbedaan kebudayaan dan semacamnya dia masih dapat menggambarkan dengan tepat yaitu tidak terlalu terfokus pada negaranya melainkan pada personalnya, sehingga pembaca pasti tidak terlalu berpikiran tentang tempat dan daerahnya sehingga hanya terfokus pada sang Maya dan tokoh pembantu lainnya. Bagus!
Tapi yang membuat saya kurang puas, karena cerita di masa lalunya hanya sedikit, padahal dengan membaca buku harian tersebut pembaca seakan menikmati cerita pendek lainnya, seperti berberapa cerita dalam satu buku, meskipun semuanya berkaitan erat.
Ayo... Agnes Jessica... lebih banyak berhayal pasti menciptakan karya yang berbeda, saya ingin menantikan gebrakan lain dari Karya Agnes Jessica! |
|
| |
[Semua Resensi Buku Ini] |
|