|
Apa itu Resensi?
Resensi adalah pertimbangan, pembicaraan atau ulasan sebuah buku.
Resensi itu bukan sekadar menceritakan isi buku atau sinopsis.
Resensi adalah penilaian Anda secara kritis setelah membaca isi buku, apa kelebihannya atau kekurangannya.
Jadi sekali lagi, resensi tidak sama dengan sinopsis dan resensi tidak mengandung spoiler (membocorkan isi cerita yang penting).
|
|
|
| |
18 Agu 2007 - 14:15:16
Isi Resensi : The Bartimaeus Trilogy (The Golem's Eye)
Bartimaeus is back! Sebelumnya, Jin yang sangat kocak, arogan, egois, dan selalu beruntung ini hadir di buku pertama dari Trilogy karya Jonathan stroud, The Amulet of Samarkand yang tak kalah keren dari buku keduanya. Oh ya, saya sarankan, sebaiknya kalian membaca terlebih dahulu buku satu: The Amulet of Samarkand sebelum membaca buku dua: The Golem's Eye.
Cerita The Golem's Eye di mulai 2 tahun setelah The Amulet of Samarkand. Saat itu Nathaniel telah bekerja di kementrian sihir, ia menduduki jabatan sebagai assisten menteri urusan dalam negeri. Pekerjaan Nathaniel adalah memecahkan sindikat pengacau, yang didalangi oleh para commoners (non penyihir) yang menyebut diri mereka 'Resistance.'
Nathaniel dibuat repot oleh ulah para Resistance, ia sangat berambisi memecahkan sindikat ini karena ia mempunyai dendam masa lalu dengan anggota 'Resistance' yang bernama Kitty, Fred, dan Stanley. Ia pernah dianiaya 2 tahun silam. Tetapi, jejak para resistance tidak mudah dilacak, semua usahanya gagal total. Membuat Nathaniel semakin geram, apalagi bosnya mendesak dirinya untuk segera menyelesaikan kasus ini.
Sementara itu Kitty dan geng Resistance-nya sedang merencanakan aksi besar, yang mereka yakini dapat membuat kementrian sihir menjadi resah dengan kehadiran mereka. Di buku ini pula, diceritakan tentang masa lalu Kitty dan bagaimana dirinya bisa ikut terlibat dengan para Resistance.
Nathaniel dibuat pusing oleh aksi Resistance, sementara itu Resistance dibuat pusing oleh aksi kementrian sihir yang mengejar mereka. Lalu di tengah-tengah masalah yang Nathaniel dan Resistance hadapi, sebuah Golem, sihir kuno yang berasal dari Praha, yang berkekuatan sangat besar membuat kekacauan di kota London, tepatnya sih menghancurkan pusat-pusat kebudayaan sihir London.
Tentu saja Nathaniel sangat tertekan dengan aksi Resistance dan aksi Golem yang misterius. Apalagi nama baiknya sedang dipertaruhkan. Tanpa berpikir panjang akhirnya ia pun memanggil Bartimaeus. Jin yang masih saja membangkang, sangat egois dan tentu saja kocak. Bersama Bartimaeus, Nathaniel bekerja sama untuk memecahkan misteri di balik rahasia Golem dan geng Resistance. Sebuah ending yang menyenangkan, tentunya!
Menurutku buku ini sangat seru dan kocak. Bartimaeus memang menyebalkan namun sisi humornya bisa membius saya untuk jatuh cinta padanya. Namun sayangnya saya terganggu dengan banyaknya catatan kaki, di setiap BAB pasti ada, dan catatan kakinya panjang-panjang.
Well, jangan sampai terlewat membaca buku selanjutnya, buku tiga: Ptolemy's Gate yang akan segera terbit September 2007. (http://shriereview.blogspot.com) |
|
| |
[Semua Resensi Buku Ini] |
|