Display Buku
Female Undercover
 
Rp 66.000
Hemat Rp 13.200
Rp 52.800

 
Apa itu Resensi?

Resensi adalah pertimbangan, pembicaraan atau ulasan sebuah buku.
Resensi itu bukan sekadar menceritakan isi buku atau sinopsis.
Resensi adalah penilaian Anda secara kritis setelah membaca isi buku, apa kelebihannya atau kekurangannya.
Jadi sekali lagi, resensi tidak sama dengan sinopsis dan resensi tidak mengandung spoiler (membocorkan isi cerita yang penting).
Resensi dari huilie
 
  09 Nov 2007 - 12:54:55

Isi Resensi :
Female Undercover


Buku ini benar-benar merupakan petualangan seru seorang Norah Vincent yang merupakan wanita lesbian yang merasa perlu mendalami bagaimana kehidupan seorang pria, pribadi yang berbeda dengan dirinya. Saya tidak tahu apa yang memicu Norah untuk melakukan hal yang sensasional seperti ini, mungkin keinginan ini terpicu dari orang-orang sekeliling dia yang didominasi oleh pria ditambah lagi dengan adanya darah tomboy yang mengalir dalam dirinya. Demi suksesnya penulisan buku ini, Norah benar-benar total dalam menjalani kehidupannya sebagai pria. Untuk melakukan “penyamaran-nya” ini, ia menamai dirinya Ned, ia menggunakan janggut dan penis palsu, ia berdandan layaknya seorang pria, ia memakai pakaian pria, ia membebat payudaranya dengan bra sport tanpa busa yang cukup ketat untuk menyembunyikan payudaranya, ia merendahkan suara femininnya hingga menyerupai suara pria dan tak lupa ia mempelajari gaya berbicara pria. Salah satu kekurangan yang ia miliki ialah ia cukup pendek untuk menjadi seorang lelaki, namun hal ini tidak mengurangi nyali dan kemauan ia untuk meneruskan penelitiannya. Norah membagi buku ini dalam beberapa bab yang menceritakan berbagai sisi kehidupan pria yang ia jalani. Mulai dari persahabatannya dengan pria dalam klub boling yang ia masuki, romantika percintaan yang ia jalani dengan berbagai tipe wanita, masuk keluar ke klub striptease, melamar pekerjaan di suatu perusahaan dan bekerja di bagian pemasaran perusahaan tersebut, bahkan ia menyempatkan diri tinggal di biara, semua ini ia ulas satu per satu dalam tiap bab. Dalam tiap sisi kehidupan pria yang ia jalani, ia selalu berusaha untuk tampil maksimal, berusaha benar-benar menjadi pria dan setelah itu ia akan membuka “kartu” dengan mengungkapkan bahwa ia aslinya adalah seorang wanita dengan demikian ia mengetahui bagaimana reaksi mereka terhadap dirinya. Buku ini menarik namun terkesan terlalu filosofis sehingga menjadi membosankan dengan pemilihan bahasa yang menurut saya terlalu tinggi dan kurang dapat dimengerti. Saya cukup sering melewatkan beberapa paragraph yang menurut saya isinya terlalu bertele-tele. Namun demikian keberanian Norah dalam misi penyamaran ini patut mendapat acungan jempol. Oke lah, saya tidak akan berpanjang-panjang sehingga tulisan ini pun nantinya bisa membosankan, intinya adalah apabila anda tertarik menyelami kehidupan pria yang totally different dengan kita para wanita, maka bacalah buku ini. Untuk itu menurut saya buku ini layak mendapat tiga bintang.
Rating
+1 rating+1 rating+1 rating+0 rating+0 rating


 
 
[Semua Resensi Buku Ini]