|
Apa itu Resensi?
Resensi adalah pertimbangan, pembicaraan atau ulasan sebuah buku.
Resensi itu bukan sekadar menceritakan isi buku atau sinopsis.
Resensi adalah penilaian Anda secara kritis setelah membaca isi buku, apa kelebihannya atau kekurangannya.
Jadi sekali lagi, resensi tidak sama dengan sinopsis dan resensi tidak mengandung spoiler (membocorkan isi cerita yang penting).
|
|
|
| |
13 Sep 2007 - 19:32:50
Isi Resensi : Secret for Your Life, Believe It or Not
Jika Anda ditanya, benda apa atau apa yang paling besar di dunia?? Apa jawaban Anda? Pikirkan dan ingatlah jawaban Anda dalam hati.
The Secret adalah sebuah buku yang menyingkap sebuah rahasia kehidupan, yang menyangkut kekuatan pikiran kita. Memang, hal seperti ini mungkin tidak dapat kita percayai hanya dengan membaca buku ini, melainkan dengan merefleksikannya ke dalam kehidupan kita sendiri. Membaca pengalaman-pengalaman yang terdapat di buku ini, kadang ada satu atau dua cerita yang, 'oh, ini gue banget..' atau 'kok kayaknya gue pernah kayak gini ya?'. Itulah detik dimana kita mulai mempercayainya.
Tadi saya mengatakan tentang kekuatan pikiran kita. Contoh, kita sedang berada di perjalanan menuju suatu tempat. Jam sudah mepet dan keadaan jalan macet. Kita berpikir, kita akan telat, kita akan telat, kita akan telat, dan apa yang terjadi? Yap, kita benar-benar telat. Itulah yang disebut di buku ini sebagai 'gaya tarik-menarik antara pikiran yang seakan-akan memiliki magnet'. Pikiran kita yang berkata kita akan telat, membuat kita benar-benar telat. Satu hal yang perlu diingat, pikiran tidak mengenal kata tidak. yang paling penting bukanlah perkataan yang muncul di otak kita, melainkan apa yang kita bayangkan pada saat itu. Contoh, pada kejadian yang sama, kita berpikir, jangan sampai kita telat, jangan sampai kita telat, tetapi pada saat kita berpikir begitu, kita membayangkan atau mengkondisikan diri kita dalam keadaan telat, maka kita tetap akan telat. Membaca contoh ini, mungkin sebagian dari Anda berpikir, kok kelihatannya mudah ya mendapatkan sesuatu yang kita inginkan. Hanya dengan dipikirkan, maka langsung 'cling' muncul di depan kita. TIDAK. Bukan itu. Hal ini tidak sebegitu mudahnya. Tiadak cukup hanya dengan dipikirkan.
Pertama, kita harus fokus pada apa yang kita inginkan. Kedua, kita bayangkan bahwa kita benar-benar mendapatkannya. Ketiga, kita rasakan bahwa hal yang kita inginkan tersebut telah kita dapat, dan bagaimana rasanya. Akan tetapi, dalam mempraktekkan hal ini, jangan juga terlalu berlebihan dalam melakukannya, karena tidak semua hal datang dalam waktu yang cepat. Dan tidak semua hal yang kita inginkan dapat kita penuhi. Yang sewajarnya saja.
Buku ini memiliki nilai positif yang patut kita pegang, yaitu berpikir positif. Kalaupun tidak berpikir menang, setidaknya Anda berpikir bisa menang juga bisa kalah. Hal itu lebih baik daripada Anda langsung memvonis diri Anda pasti akan kalah.
Diluar semua itu, buku ini membuktikan bahwa pikiran kita benar-benar luar biasa. Kembali ke pertanyaan awal saya. Benda apa atau apa yang paling besar di dunia? Apa jawaban Anda? Jika saya ditanya dengan pertanyaan seperti itu, maka saya akan menjawab : pikiran. Pikiran kita bisa menampung apa saja. Kita bisa membayangkan apa saja, bahkan hal yang tidak nyata sedikitpun. Luas pikiran kita adalah tak terhingga. Adakah suatu benda di dunia ini yang tak dapat kita pikirkan? Bahkan hal yang tak ada di dunia pun bisa kita pikirkan. Hal yang tak dapat dilihat dengan mata kita pun bisa ada di pikiran kita. Apa saja. Itulah kekuatan pikiran. |
|
| |
[Semua Resensi Buku Ini] |
|