|
Apa itu Resensi?
Resensi adalah pertimbangan, pembicaraan atau ulasan sebuah buku.
Resensi itu bukan sekadar menceritakan isi buku atau sinopsis.
Resensi adalah penilaian Anda secara kritis setelah membaca isi buku, apa kelebihannya atau kekurangannya.
Jadi sekali lagi, resensi tidak sama dengan sinopsis dan resensi tidak mengandung spoiler (membocorkan isi cerita yang penting).
|
|
|
| |
02 Jul 2007 - 09:24:11
Isi Resensi : Apakah Cinta Selalu Menyakitkan?
Novel yang ditulis oleh Andrei Aksana, seorang penulis yang menurut opini saya sangat berbakat dalam menulis cerita. Membuat pembacanya larut dalam alur cerita dan gaya bahasa yang indah dan menghanyutkan. Ini adalah novel Andrei Aksana pertama yang saya baca, menyusul kemudian Cinta 24 Jam dan Lelaki Terindah yang penuh dengan puisi-puisi indah.
Format novel yang ditambah CD soundtrack cukup mengesankan. Kalau saya tidak salah, Andrei Aksana adalah penulis novel pertama di Indonesia (atau malah dunia?) yang membuat dan menyanyikan soundtrack dari setiap novel yang ditulisnya.
Bercerita tentang seorang perempuan bernama Rana yang berkali-kali gagal menuju pelaminan. Karena itulah Rana trauma dengan masalah perkawinan. Sampai suatu hari ia bertemu Jordy, seorang pria tampan yang kemudian mempersunting Rana. Rana menyangka kali ini kisah cintanya akan berakhir bahagia.
Namun tidak. Jordy bukan suami yang selama ini diimpikannya. Sementara Rana bekerja keras, Jordy malah seenaknya menghamburkan uang yang Rana dapat dengan susah payah. Rana menyerah. Ia berniat menceraikan Jordy.
Hidupnya kembali merana. Ia putus harapan akan kisah cinta yang berakhir bahagia. Sampai suatu saat, Rana bertemu Hastar, seorang penyanyi cafe yang membuat Rana rajin mampir ke tempat kerja Hastar hanya untuk mendengarkannya menyanyi. Lama kelamaan benih cinta tumbuh di hatinya. Namun ternyata bukan di hati Rana seorang, Hastar pun merasakan hal yang sama.
Ternyata kehidupannya tidak berjalan semulus itu. Jordy kembali untuk meyakinkan Rana bahwa Rana hanya mencintainya. Sementara mantan istri Hastar meminta Hastar untuk kembali, untuk mempersatukan rumah tangga mereka yang retak. Rana frustasi kehilangan orang yang dicintainya sekali lagi. Ia tidak percaya akan kisah cinta yang berakhir bahagia, setidaknya, bukan untuk dirinya.
Ternyata ia salah. Di tengah burukanya kondisi kesehatan Hastar, pria itu tetap mecintai Rana dengan segenap hatinya. Ia masih berniat menikahi Rana meskipun kondisinya tidak memungkinkan. Hastar telah membeli kebaya pernikahan baginya dan Rana. Sayang waktu berbicara lebih cepat, Hastar meninggalkan Rana untuk selamanya.
Rana yang kembali sakit hati dan kecewa mencari penghiburan. Apakah cinta selalu menyakitkan? Ternyata tidak. Ia mendapatkan jawaban, bahwa di antara sakit dan derita yang ditimbulkan oleh cinta, selalu ada kebahagiaan yang lebih besar di dalamnya. Selalu ada yang lebih indah untuk membuatnya bersyukur daripada menangisi dan menyesali keadaan. Rana melanjutkan hidupnya. Bersyukur pernah mencintai dan dicintai begitu besarnya oleh Hastar.
Novel ini sangat menyentuh hati lewat alur cerita dan kalimat-kalimat yang terkandung di dalamnya. Tepat bagi pelipur lara mereka yang ditinggalkan dan menangis atas nama cinta. Novel ini mengajarkan bahwa cinta lebih membawa kebahagiaan daripada penyesalan semata. Sebuah novel yang indah dan patut dibaca. |
|
| |
[Semua Resensi Buku Ini] |
|