|
Apa itu Resensi?
Resensi adalah pertimbangan, pembicaraan atau ulasan sebuah buku.
Resensi itu bukan sekadar menceritakan isi buku atau sinopsis.
Resensi adalah penilaian Anda secara kritis setelah membaca isi buku, apa kelebihannya atau kekurangannya.
Jadi sekali lagi, resensi tidak sama dengan sinopsis dan resensi tidak mengandung spoiler (membocorkan isi cerita yang penting).
|
|
|
| |
28 Nov 2007 - 15:48:22
Isi Resensi : Nights in Rodanthe
Saya membeli buku ini karena saya sudah beberapa kali membaca buku Nicholas Sparks dan buku-buku itu meninggalkan kesan mendalam dalam diri saya. Namun tidak seperti bukunya yang lain, kali ini saya sedikit kecewa. Kekurangan buku ini adalah alur cerita yang bergerak sangat lambat, pertama-tama saya pikir oke lah nanti pasti akan menjadi semakin menarik. Namun kenyataannya sampai dengan akhir cerita, alurnya tetap seperti itu sehingga menjadi sedikit membosankan dan terlalu dramatis.
Di sisi lain, kelebihannya adalah buku ini mengisahkan sebuah penemuan akan cinta namun juga pelajaran tentang kehilangan cinta. Buku ini juga mengajarkan pada kita bahwa cinta bisa muncul di manapun juga. It is better to have loved and lost than to have not loved at all. Seperti biasa Nicholas Spark selalu bisa membawa pembacanya meresapi kisah yang menyentuh hati dan ia mampu mengekspresikan perasaan tokohnya dalam tulisan dengan akurat.
Pada awal cerita, Adrienne Willis berumur 60 tahun, wanita ini telah bercerai dengan suaminya dan berjuang menghidupi ketiga anaknya. Untuk membantu salah satu anaknya, Amanda, mengatasi kesedihan akibat kematian suaminya, Adrienne menceritakan kisah cintanya sendiri yang terjadi sekitar 15 tahun yang lalu. Pada waktu Adrienne menceritakan kisah cintanya ini kepada anaknya, hal ini memberikan pelajaran bahwa kadang-kadang anak-anak tidak menyadari bahwa orang tua mereka sebenarnya mirip dengan mereka. Amanda, yang saat itu sedang terpuruk oleh rasa kehilangan, merasa bahwa ibunya sama sekali tidak tahu bagaimana rasanya kehilangan.
Tapi ia salah. Ibunya telah mengalami cinta yang begitu mendalam dalam hidupnya namun juga rasa kehilangan yang begitu besar. Hal ini menumbuhkan hubungan yang dalam antara Adrienne dan Amanda, mungkin hal ini tidak akan terjadi bila Adrienne tidak menceritakan kisah itu.
Dengan alur cerita flash back, Adrienne membeberkan kisah cintanya. Pada waktu itu, Adrienne adalah seorang wanita paruh baya yang terluka karena ditinggalkan oleh suaminya untuk wanita yang lebih muda. Untuk mengobati kesedihannya karena ditinggalkan oleh suaminya, Adrienne menerima tawaran seorang teman untuk menjaga penginapan di Rodanthe, kota pantai kecil di Carolina Utara. Di penginapan itulah ia bertemu dengan Paul. Paul adalah seorang dokter yang telah menjual prakteknya dan ia adalah satu-satunya tamu yang menginap di penginapan yang dijaga oleh Adrienne. Dari sinilah kisah cinta itu tumbuh. Kisah cinta kilat ini hanya memakan waktu selama empat hari, empat hari yang mengubah hidup Adrienne dan Paul. Kisah yang ia ceritakan pada Amanda.
Well, ini bukan happy book, tearful but passionate, you decide if that is for you or not... |
|
| |
[Semua Resensi Buku Ini] |
|