|
Apa itu Resensi?
Resensi adalah pertimbangan, pembicaraan atau ulasan sebuah buku.
Resensi itu bukan sekadar menceritakan isi buku atau sinopsis.
Resensi adalah penilaian Anda secara kritis setelah membaca isi buku, apa kelebihannya atau kekurangannya.
Jadi sekali lagi, resensi tidak sama dengan sinopsis dan resensi tidak mengandung spoiler (membocorkan isi cerita yang penting).
|
|
|
| |
24 Apr 2007 - 10:32:00
Isi Resensi : Insiden Anjing di Tengah Malam yang Bikin Penasaran
Begitu baca judulnya, pasti semua jadi ingin tahu buku tentang apakah ini. Membaca halaman-halaman pertama, kita disuguhkan dengan cerita bagaimana sang tokoh utama, Christopher Boone, mendapati bahwa seekor anjing yang bernama Wellington milik Nyonya Shears, tetangganya, terbunuh dengan sebilah garpu kebun menancap di badannya. Christopher dituduh sebagai pembunuh Wellington oleh Nyonya Shear. Karena itu, Christopher, yang mengidap penyakit Sindrom Asperger (sejenis autisme), mulai menyelidiki apa sebenarnya yang terjadi pada Wellington. Dengan kepandaiannya dan pikirannya yang selalu berpikir logis, dia mencoba menguak kejadian yang sebenarnya terjadi pada anjing tersebut.
Penyelidikannya itu membuat Christopher, yang senang dengan hal-hal teratur, menemukan berbagai hal menarik dan berbeda dengan hal-hal yang biasa dia lakukan. Walaupun satu-satunya anggota keluarga yang tinggal bersamanya, yaitu ayahnya, menentangnya untuk mengadakan penyelidikan, Christopher tetap berusaha untuk menemukan siapakah pembunuh Wellington yang sebenarnya.
Buku ini disajikan oleh Mark Haddon secara tidak biasa. Pembaca tidak akan disuguhkan dengan bab-bab yang teratur (Bab 1, Bab 2, dan seterusnya). Bab pertama dari buku ini dimulai dengan bab 2, 3, 5, 7, dst. Hal ini disebabkan karena sang tokoh, yang sekaligus pencerita, menyukai angka prima. Penyakit Sindrom Asperger yang diderita Christopher mempunyai ciri khas kemampuan komunikasi dan sosialisasi yang terbatas, tapi ada juga yang memiliki kepandaian yang di atas rata-rata. Dalam buku ini pun, Mark Haddon menggambarkan betapa pandainya Christopher, yang ditunjukkan dalam pembendaharaan kata yang digunakannya.
Terkadang, kita berpikir bahwa anak-anak yang memiliki kekurangan seperti autisme adalah anak-anak yang patut dikasihani. Tetapi dalam buku ini dikatakan bagaimana seorang anak autisme ingin hidup, dan betapa pandainya mereka sebetulnya. Haddon menggambarkan kehidupan si anak autis ini dengan gamblang, menyentuh, tetapi juga lucu.
Walau demikian, Mark Haddon tetap menyuguhkan segi-segi sastra dalam bukunya. Suspense dapat terasa sejak awal cerita, dan tentu saja ketika menemukan unsur surprise, Anda akan terkejut luar biasa.
Buku yang judul aslinya adalah "The Curious Incident of the Dog in the Night-Time" ini telah mendapatkan berbagai penghargaan sastra, yang di antaranya adalah Whitbread Novel Award 2003.
Berhasilkah Christopher, seorang anak autisme, memecahkan kasus pembunuhan seekor anjing yang ditemukannya? Bacalah buku ini! Saya jamin Anda tidak akan menyesal. |
|
| |
[Semua Resensi Buku Ini] |
|