Display Buku
Paket English School Wars 1-2
 
Rp 19.200
Hemat Rp 3.840
Rp 15.360

 
Apa itu Resensi?

Resensi adalah pertimbangan, pembicaraan atau ulasan sebuah buku.
Resensi itu bukan sekadar menceritakan isi buku atau sinopsis.
Resensi adalah penilaian Anda secara kritis setelah membaca isi buku, apa kelebihannya atau kekurangannya.
Jadi sekali lagi, resensi tidak sama dengan sinopsis dan resensi tidak mengandung spoiler (membocorkan isi cerita yang penting).
Resensi dari Warlock
 
  01 Mei 2012 - 12:26:19

Isi Resensi :
Paket English School Wars 1-2


Cerita yang di angkat cukup menarik, dan saya sebagai orang Indonesia jadi mengerti ternyata tidak hanya orang Indonesia saja yang punya kesulitan belajar berbahasa Inggris tapi orang – orang Jepang juga memiliki kesulitannya sendiri. Ceritanya unik, memang bukan kisah percintaan yang penuh romantisme dan bunga –bunga tapi jelas juga bukan tentang cerita romantisme remaja yang picisan, berbunga- bunga tanpa arti. Kiko Arisugawa terpaksa belajar bahasa inggris karena ayahnya akan di mutasi ke Amerika dan Arisu akan ikut pergi kesana. Padahal sejujurnya Arisu sangat membenci orang Inggris, walau orang –orang disekelilingnya tidak mengerti kenapa Arisu tidak suka dengan orang Inggris. Arisu akhirnya memutuskan akan mengambil kusrsus bahasa inggris. Saat memasuki sebuat tempat kursus yang di ajarkan oleh native speaker atau tempat kursus yang pengajarnya adalah orang asing Arisu menjadi gemetaran dan kembali pulang. Walaupun pada akhirnya Arisu memang harus belajar bahasa inggris dan di tempat kursus itu lah Arisu bertemu Ish, dan cerita pun berkembang. Lucu saat membaca dialog antara Ish dan Arisu, karena mereka menggunakan bahasanya masing –masing. Saat Ish berbahasa Inggris, Arisu akan mengeluh “tidak mengerti”. Dan saat Arisu berbahasa Jepang, Ish akan berkata “aku tidak mengerti bahasa Jepang”. Gambar dalam komik ini sederhana dan bagus, karena pria nya ganteng –ganteng. Tapi yang aneh saat melihat gambar keluarga Arisu, sulit membedakan wajah Kakaknya Arisu dengan Arisu sendiri, karena dibuat mirip sekali. Mungkin ini salah satu ciri khas Tomo Matsumoto dalam menggambarkan tokoh wanita kali yah,gambarnya dibuat agak mirip. Arisu suka sekali bilang “damn” ke Ish, dan setiap ada kata yang tidak dapat disampaikan ke Ish dia akan berteriak “DAMN”. Mimic yang di gambarkan sangat kocak saat kata – kata tersebut keluar. Nama Ish menjadi Ishu lalu Cart menjadi Katou jika orang Jepang yang mengucapkan. Lafal dan lidahnya orang Jepang lebih sulit dari saya yang orang Indonesia. dalam komik ini Tomo Matsumoto menggambarkan dengan jelas kesulitan Arisu dalam berbahasa inggris dengan adanya kamus mudah untuk Arisu. Ada beberapa kamus singkat panduan untuk dalam melafalkan bahasa Inggris. saya mencoba membacanya, malah jadi tidak mengerti kalau dari Jepang di ucap ke bahasa inggris. Memang saya bukan orang Jepang. Hehehe. Ini uniknya komik ini, sembari mengisi bosan kita bisa belajar bahasa Inggris dari bahasa jepag, coba kalau dialog dalam bukunya dituliskan dalam bilingual saat Ish atau katau berbahasa Inggris. Pasti jadi lebih gereget.
Rating
+1 rating+1 rating+1 rating+1 rating+0 rating


 
 
[Semua Resensi Buku Ini]